BALI – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami hipotermia parah di jalur pendakian Gunung Abang, Bangli. Langkah penyelamatan ini berlangsung dramatis karena kondisi cuaca di puncak gunung yang sangat dingin dan berkabut tebal. Selain itu, medan pendakian yang terjal menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam membawa korban turun ke kaki gunung.
Kini, pendaki tersebut sudah mendapatkan perawatan medis intensif di fasilitas kesehatan terdekat setelah berhasil mencapai titik aman.
Kronologi Penyelamatan Pendaki
Informasi mengenai kondisi korban pertama kali masuk ke pos jaga melalui laporan rekan pendaki lainnya. Awalnya, korban mengeluh lemas dan menggigil hebat saat mereka mencapai ketinggian tertentu. Namun demikian, kondisi fisik korban menurun drastis sehingga ia tidak mampu lagi melanjutkan perjalanan turun secara mandiri.
Selanjutnya, tim evakuasi segera bergerak menuju lokasi koordinat korban dengan membawa perlengkapan medis dan penghangat tubuh. Dengan demikian, pertolongan pertama dapat segera diberikan sebelum kondisi korban semakin memburuk. Oleh karena itu, kecepatan tim SAR dalam merespons laporan sangat menentukan keselamatan nyawa pendaki tersebut.

Baca Juga:Warung Makan Cimahi Boleh Buka Siang Saat Ramadan
Imbauan Keselamatan bagi Pendaki
Pihak berwenang kembali mengingatkan para pendaki untuk selalu memperhatikan kesiapan fisik dan peralatan sebelum mendaki. Oleh sebab itu, membawa perlengkapan yang memadai seperti jaket thermal dan kantung tidur sangatlah wajib. Berbeda dengan cuaca di dataran rendah, suhu di puncak Gunung Abang bisa berubah sangat ekstrem secara tiba-tiba.
Akibatnya, pendaki yang tidak siap secara fisik akan sangat rentan terkena serangan dingin atau hipotermia. Oleh karena itu, edukasi mengenai penanganan dasar gangguan kesehatan di gunung harus dipahami oleh setiap pecinta alam. Dengan demikian, risiko fatal dalam aktivitas pendakian dapat diminimalisir sejak dini.
Kesimpulan Proses Evakuasi
Operasi penyelamatan ini berakhir dengan selamat setelah tim SAR berjuang selama beberapa jam menembus hutan. Oleh karena itu, koordinasi yang baik antar petugas menjadi kunci keberhasilan evakuasi kali ini. Dengan demikian, jalur pendakian kini telah dinyatakan bersih dari situasi darurat untuk sementara waktu.
Kesimpulannya, kewaspadaan pendaki merupakan faktor utama dalam menghindari kecelakaan di gunung. Oleh sebab itu, pastikan Anda mendaki bersama pemandu profesional atau rekan yang berpengalaman.














