Kabar Bangli – Menghadapi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bangli dalam beberapa hari terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Bangli meningkatkan kesiagaan dan respons cepat terhadap berbagai potensi bencana, baik alam maupun kemanusiaan.

Kepala Pelaksana BPBD Bangli, I Wayan Wardana, menyampaikan bahwa curah hujan tinggi yang sering diawali dengan mendung tebal berpotensi memicu bencana seperti longsor, banjir, hingga kecelakaan lalu lintas.
“Ini memang bagian dari tugas dan kewajiban kami untuk siaga dan bergerak cepat memberikan pertolongan,” ujar Wayan Wardana, Minggu (13/7/2025).
🟥 Respons Cepat dalam Kasus Laka Lantas di Kayubihi
Salah satu penanganan terbaru dilakukan pada kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Kayubihi, jalur Bangli–Kintamani, Jumat (10/7), yang menewaskan empat orang dan merusak rumah warga. BPBD Damkar Bangli menurunkan dua unit mobil tangki air untuk menyemprot debu semen di lokasi kejadian.
“Penyemprotan dilakukan agar debu semen tidak menghalangi pandangan dan mempercepat proses evakuasi korban,” jelasnya.
🟥 Tugas Meluas: Bencana Alam dan Kemanusiaan
Wardana menegaskan bahwa BPBD Bangli tidak hanya menangani bencana alam. Tetapi juga terlibat aktif dalam penanggulangan bencana kemanusiaan seperti kecelakaan dan insiden sosial lainnya. Penanganan mencakup pembersihan material seperti tanah liat, pasir, hingga debu semen yang membahayakan.
Baca Juga : Mlaspas Jelang Maligia di Puri Agung Bangli
“Kami hadir bukan untuk aspek hukumnya, tapi untuk menangani aspek kebencanaannya,” tegas Wardana, pejabat asal Banjar Kawan, Kelurahan Kawan.
🟩 Penutup: Imbauan Tetap Waspada
Dengan intensitas hujan yang masih tinggi. BPBD Bangli mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana dan segera melapor bila terjadi kondisi darurat.














