BANGLI – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, aktivitas masyarakat di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bangli terus meningkat. Lonjakan pengunjung ini membuat kebutuhan pengamanan semakin besar. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga, Polres Bangli menurunkan puluhan personel ke seluruh pasar tradisional.
Personel Disiagakan Sejak Subuh
Pantauan di Pasar Kidul Bangli pada Selasa (18/11/2025) menunjukkan personel kepolisian sudah bersiaga sejak subuh. Petugas melakukan patroli, pemantauan area pasar, hingga pengamanan di titik yang dianggap rawan.
Baca Juga: Papan Catur Jumbo di Alun-Alun Bangli Jadi Fasilitas Rekreasi
Kasi Humas Polres Bangli, IPTU I Ketut Gede Ratwijaya, menjelaskan bahwa kekuatan penuh dikerahkan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas warga.
“Untuk Pasar Kidul Bangli kami menurunkan 35 personel. Sementara tiga kecamatan lainnya mendapat tambahan 10 personel,” ujarnya.

Antisipasi Tindak Kriminal di Keramaian Pasar
Petugas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat. Warga diminta tetap waspada terhadap barang berharga, terutama saat kondisi pasar mulai padat.
Menurut Ratwijaya, pengamanan ini bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana seperti pencurian, copet, dan curanmor yang sering memanfaatkan keramaian.
Pengamanan Dimulai Sejak H-3 Galungan
Polres Bangli sudah mengaktifkan pola pengamanan sejak H-3 menjelang Hari Raya Galungan. Selain patroli rutin, personel juga melakukan pengaturan lalu lintas, penjagaan area pasar, hingga pengawalan pada lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan.
Baca Juga: Pemkab Mulai Reboisasi TWA Penelokan Kintamani
Dengan pola ini, kepolisian berharap situasi tetap terkendali meskipun jumlah pengunjung meningkat secara signifikan.
Tujuannya: Memberikan Rasa Aman kepada Warga
Kehadiran personel Polres Bangli menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Ratwijaya memastikan seluruh rangkaian pengamanan dilakukan untuk mendukung kelancaran persiapan upacara Galungan.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat berbelanja. Dengan begitu persiapan Hari Raya Galungan dapat berjalan lancar dan tertib,” pungkasnya.
















